background img
-->

The New Stuff

Pekerjaan galian struktur dengan kedalaman 4-6 meter



Pengukuran dan pematokan
Pekerjaan Pengukuran dan Pematokan pada Pekerjaan Galian Struktur dengan Kedalaman 4-6 meter mempunyai potensi bahaya terhadap tenaga kerja yaitu : daftar harga sepatu safety bisa menjadi solusi untuk kamu yang sedang mencari sepatu safety.
1) Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja secara umum,
2) Terluka akibat kondisi dan penggunaan meteran yang salah,
3) Kecelakaan akibat pengaturan lalu lintas kurang baik,
4) Kecelakaan akibat jenis dan cara penggunaan peralatan,
5) Kecelakaan akibat metode pemasangan patok.

Antisipasi pencegahan terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat Pekerjaan Pengukuran danPematokan pada Pekerjaan Galian Struktur dengan Kedalaman 4-6 meter yaitu :
1) Harus menggunakan perlengkapan kerja yang standar,
2) Pengukuran harus dilakukan dengan menggunakan meteran yang sesuai denganstandar,
3) Pengaturan lalu lintas harus sesuai dengan standar,
4) Alat dan cara menggunakan harus benar sesuai dengan standar,
5) Pemasangan patok harus benar dan sesuai dengan syarat.


Penggalian
Pekerjaan Penggalian pada Pekerjaan Galian Struktur dengan Kedalaman 4-6 meter mempunyai potensi bahaya terhadap tenaga kerja yaitu :
1) Kecelakaan terkena alat gali (cangkul, balencong dll.) akibat jarak antar penggali terlaludekat,
2) Terluka karena terkena pecahan batu hasil galian,
3) Kecelakaan akibat operasional alat berat baik di tempat lokasi galian, transportasimaupun di tempat pembuangan.

Antisipasi pencegahan terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat Pekerjaan Penggalian padaPekerjaan Galian Struktur dengan Kedalaman 4-6 meter yaitu :
1) Jarak antara penggali harus aman,
2) Bila penggalian dilakukan pada cuaca gelap atau malam hari harus menggunakan lampupenerangan yang cukup,
3) Penggalian harus dilakukan oleh orang yang ahli dengan metode yang benar,
4) Operasional alat berat harus dilakukan sesuai dengan standar.

Pembuangan bahan galian
Pekerjaan Pembuangan Bahan Galian pada Pekerjaan Galian Struktur dengan Kedalaman4-6 meter mempunyai potensi bahaya terhadap tenaga kerja yaitu :
Kecelakaan akibat tumpukan bahan galian yang akan digunakan untuk timbunan.

Antisipasi pencegahan terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat Pekerjaan PembuanganBahan Galian pada Pekerjaan Galian Struktur dengan Kedalaman 4-6 meter yaitu :
Tumpukan bahan galian yang akan digunakan untuk timbunan tidak boleh terlalu lama

Klasifikasi Kecelakaan Akibat Kerja


Menurut Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) (1962) seperti dikutip oleh Anizar (2009) mengklasifikasikan kecelakaan akibat kerja antara lain : Jual sepatu safety jakarta bisa menjadi solusi untuk kamu.

1) Klasifikasi menurut jenis pekerjaan :
a. Terjatuh
b. Tertimpa benda jatuh
c. Tertumbuk atau terkena benda-benda, terkecuali benda jatuh
d. Terjepit oleh benda
e. Gerakan-gerakan melebihi kemampuan
f. Pengaruh suhu tinggi
g. Terkena arus listrik
h. Kontak dengan bahan-bahan berbahaya atau radiasi
i. Jenis-jenis lain termasuk kecelakaan-kecelakaan yang data-datanya tidak cukup atau kecelakaankecelakaan lain yang belum masuk klasifikasi kecelakaan diatas.

2) Klasifikasi menurut penyebab :
1. Mesin : pembangkit tenaga, terkecuali motor-motor listrik, Mesin penyalur, mesin-mesin untuk mengerjakan logam, mesin-mesin pengolah kayu, mesin-mesin pertanian, mesin-mesin pertambangan, mesin-mesin lain yang tidak termasuk klasifikasi tersebut.
2. Alat angkut dan alat angkat : mesin angkat dan peralatannya, alat angkutan diatas rel, alat angkutan lain yang beroda, terkecuali kereta api, alat angkutan udara, alat angkutan air, alat-alat angkutan lain.
3. Peralatan lain : bejana bertekanan, dapur pembakar dan pemanas, instalasi pendingin, instalasi listrik termasuk motor listrik tetapi dikecualikan alat-alat listrik tangan, alat-alat listrik (tangan), alat-alat kerja dan perlengkapannya, kecuali alat-alat listrik, tangga, perlatan lain yang belum termasuk klasifikasi
tersebut.
4. Bahan-bahan, zat-zat dan radiasi : bahan peledak, debu, gas, cairan dan zat-zat kimia terkecuali bahan peledak, benda-benda melayang, radiasi, bahan dan zat lain yang belum termasuk golongan tersebut.
5. Lingkungan kerja : di luar bangunan, di dalam bangunan, di bawah tanah

3) Klasifikasi Menurut Sifat Luka atau Kelainan
a. Patah tulang
b. Dislokasi/kaseleo
c. Regang otot/urat
d. Memar dan luka dalam yang lain
e. Amputasi
f. Luka-luka lain
g. Luka dipermukaan
h. Gegar dan remuk
i. Luka bakar
j. Keracunan-keracunan mendadak
k. Mati lemas
l. Pengaruh arus listrik
m. Pengaruh radiasi
n. Luka-luka yang banyak dan berlainan sebabnya

4) Klasifikasi menurut Letak Kelainan atau Luka di Tubuh
a. Kepala
b. leher

Jenis Peralatan Perlindungan Pendengaran

1. Penutup Telinga (Ear Muffs)
Penutup telinga (ear muffs) adalah pelindung telinga yang paling aman, biasanya terbuat dari plastik keras berbentuk mangkukyang dikenakan di kepala untuk menutupi telinga. Pelapis lembut dari busa plastik atau cairan kental. Toko sepatu safety di glodok menjual berbagai macam perlengkapan safety.

menmbatasi kebocoran suara yang memasuki telinga. Penutup dari katun dapat digunakan untuk pelapis terutama pada lingkungan yang panas demi kenyamanan pemakai.
Bermacam- macam pengikat kepala digunakan untuk menaruh mangkuk pelindung telinga di tempatnya. Pengikat plastik di sekitar bagian atas kepala merupakan bentuk yang paling sederhana tentu dengan tekanan dan ukuran yang dapat disesuaikan, patut diperhatikan jenis ini tidak cocok bila digunakan bersama helm. Pengikat lembut yang melewati bagian kepala dan mengikat di bagian belakang leher dapat digunakan bersama helm, tetapi hal ini tidak nyaman bila sering dilepas - lepas.
Penutup telinga dapat dilengkapi dengan alat komunikasi. Speaker kecil pada masing - masing mangkuk dapat dihubungkan dengan sistem komunikasi menggunakan radio atau kawat. Volume dari speaker perlu dibatasi untuk mencegah intensitas suara yang berlebih. Sistem ini dapat menyampaikan pesan ataupun informasi pada si pemakai tetapi dapat menghambat pemakai untuk mendengar suara peringatan atau alarm, sirine sehingga perlu diuji dan dipersiapkan alarm yang lebih kencang.

2. Penyumbat Telinga
Penyumbat telinga dipakai dalam saluran telinga dan dapat dilengkapi atau dipisahkan dengan tali atau pengikat ke leher agar tidaktelepas dan hilang. Penyumbat dipakai untuk durasi tinggi (permanen) atau dalam periode singkat (dapat dipakai kembali) atau dipakai sekali saja (dapat dibuang). Penyumbat telinga tidak sesuai untuk semua orang jika pemakai mengalami iritasi atau infeksi telinga penggunaan harus segera dihentikan.
Gambar 10 . Penyumbat Telinga (Ear Plug)

Sumbat telinga sekali pakai maupun yang dapat dipakai berulang kali dibuat dari material terkompresi seperti plastik. Mereka dapat dipakai oleh sebagaian besar orang tetapi ukuran yang pas dan nyaman merupakan syarat efektifitas pemakaian. Tipe permanen terbuat dari plastik atau karet dan agar mampu melindungi dengan baik harus dipilih dengan teliti untuk ukuran kedua telinga, kadang-kadang diperlukan ukuran yang berbeda untuk masing - masing

telinga. Penyumbat yang dibuat khusus bagi masing - masing individu dari silikon mempunyai tingkat perlindungan yang baik dan nyaman dipakai.
Sumbat telinga yang dapat dipakai kembali harus dibersihkan dan diganti ketika elastisitas dan kemampuan untuk dipakai dengan baik (pas) berkurang.

Perlindungan Mata dan Wajah
Aktivitas yang dapat menyebabkan resiko pada wajah dan mata harus diidentifikasikan bahayanya dan kemudian diperkirakan tingkat resikonya agar dapat diketahui tipe alat pelindung yang dikenakan. Pertimbangan tidak hanya diberikan pada orang yang terlibat langsung dalam proses atau aktivitas tetapi juga mereka yang mungkin melakukan kontak dan ikut beresiko dari bahaya yang ada.
Beberapa aktivitas yang beresiko dan membahayakan wajah dan mata :
1. Bekerja dengan alat berpenggerak yang menyebabkan potongan, partikel, material abrasif terbang
2. Bekerja dengan alat genggam yang menyebabkan potongan, partikel terbang
3. Bekerja dengan bahan kimia yang dapat menyebabkan luka, iritasi termasuk bekerja dalam pabrik yang mengandung bahan - bahan tersebut
4. Bekerja dengan logam yang dileburkan atau bahan lain yang dileburkan
5. Aktivits pengelasan dimana cahaya dengan intensitas tinggi atau radiasi optis lainnya dikeluarkan padaa tingkat yang dapat mengakibatkan kecelakaan
6. Menggunakan gas atau uap bertekanan
Tipe alat pelindung yang ada diantaranya kacamata, perisai mata, goggles, visor, kerudung, filter las.

1. Kacamata :
pelindung mata berbentuk kacamata mirip dengan kacamata resep tetapi terdapat pelindung di kedua sisi kacamata untuk memberikan perlindungan lateral. Penggunaannya dimaksudkan untuk menahan benturan ringan dan lensanya terbuat dari kaca yang diperkuat atau plastik optis yang berkualitas seperti polikarbonat

Mempunyai berat yang ringan dan dapat ditemui dengan beragam model, beberapa diantaranya menawarkan perlindungan sebaik goggle. Model yang beragam menyebabkan kacamata untuk disesuaikan dengan keinginan pemakainya bahkan saat ini kacamata pelindung ini dapat dilengkapi dengan lensa resep yang sesuai untuk membantu penglihatan.

2. Perisai Mata (Eye Shields) :
berbentuk seperti kacamata pelindung tetapi didesain tanpa bingkai dengan lensa yang menyatu. Penglihatan tidak dapat dibantu seperti pada kacamata pelindung tetapi terdapat beberapa model dapat dipakai bersamaan dengan kacamata resep

3. Goggle :
terdiri atas pita pengikat elastis dan rangka plastik fleksible dimana ditempatkan sebuah lensa tunggal. Memberikan perlindungan yang lebih baik dari kacamata pelindung atau perisai mata karena rangka plastik yang keras menyentuh erat permukaan wajah pemakai. Ventilator berbentuk baffle menyediakan perlindungan terhadap cipratan tetapi terbuka bagi debu, gas dan uap. Untuk melindungi diri dari hal diatas maka diperlukan desain goggle yang lebih lentur tanpa ventilasi dan mampu melekat erat mengikuti kontur wajah pemakai tanpa ada sela.

Beberapa tipe goggle mempunyai lensa mata yang terpisah yang sering ditemukan pada goggle yang diperuntukan bagi pekerjaan pengelasan. Goggle yang hanya dilengkapi filter pengelasan kemungkinan besar tidak mempunyai fitur perlindungan terhadap tumbukan. Jenis yang lebih baik bagi pekerjaan pengelasan dengan gas dengan 2 lapis lensa, yang pertama lensa putih sehingga dapat melihat jelas dan melindungi pemakai dari serpihan logan dan lapisan yang kedua yang merupakan filter las yang dapat dibuka tutup. Perhatian khusus perlu diberikan pada pengelasan dengan listrik yaitu perlindungan terhadap mata dan seluruh wajah karena berhadapan dengan radiasi ultra violet.

4. Perisai Wajah ( Face Shield) :
mempunyai dimensi yang lebih besar dan lebih berat dari bentuk pelindung mata yang lain,biasanya terdiri dari pengikat (headband) dan harnes yang dilengkapi dengan sebuah perisai tembus pandang yang melindungi seluruh wajah, rajutan kawat logam atau berbentuk opal agar dapat dipasangi lensa.
Perisai muka melindungi wajah tetapi tidak melindungi mata sepenuhnya, alat ini tidak menyediakan perlindungan akan debu, gas, kabut, dan uap. Desain yang baik menyebabkan mereka memberikan perlindungan yang baik kepada tumpahan cairan, dan perlindungan tumbukan yang tinggi.

Visor yang ringan dan saluran udara terkompresi sering digunakan oleh juru cat semprot untuk menghindari masuknya pelarut cat ataupun komponen yang beracun dari cat ke sistem pernafasan mereka, tetapi tidak memberikan perlindungan yang baik terhadap tumbukan. Pada lingkungan yang panas dimana tingkat radiasi panas tinggi dapat dilengkapi dengan lensa yang mempunyai lapisan logam reflektif yang digunakan untuk melindungi mata dari radiasi inframerah.

Popular Posts